7 Mar 2012

Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer


Tapi betapa butuh biaya yang sangat banyak jika kita ingin mempraktekkan sebuah jaringan komputer (walaupun yang sederhana), oleh karena itu, Cisco sebagai perusahaan terkemuka di bidang jaringan meluncurkan sebuah aplikasi yang sangat menolong bagi kita yang ingin menyimulasikan jaringan komputer, yaitu dengan Cisco Packet Tracer
Packet tracer merupakan sebuah software yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi jaringan. Untuk mendapatkan software ini sangatlah mudah, karena kita bisa mendapatkannya secara gratis dari internet.

Kita bisa langsung mengunduhnya di SINI

Karena disini saya akan membahasa mengenai sedikit tutorial mengenai membuat jaringan, maka untuk proses download dan instalasi (yang sangat mudah) tidak perlu saya jelaskan. Oke langsung saja kita menuju tutorial.
  • Klik start -> Programs -> Packet Tracer
  • Atau klik iconnya pada desktop
Berikut ini tampilan worksheet nya.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Untuk menambahkan device ke area kerja, maka dapat dilakukan langkah-langkah berikut
    • Pilih salah satu device yang akan ditambahkan dengan cara klik iconnya
    • Pilih salah satu jenis device yang akan ditambahkan dengan cara klik dan drag atau klik salah satu icon kemudian klik pada area kerja.
Oke, disini kita akan menyimulasikan jaringan sederhana, ambil saja contoh sebuah warnet dengan 1 router, 1 hub dengan 9 PC client.
Disini kita langsung definiskan terlebih dahulu berapa IP untuk masing-masing PC tersebut.

Nama PC IP Address Subnet Mask Default Gateway
Router1 192.168.1.1 255.255.255.0
PC-0 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-1 192.168.1.3 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-2 192.168.0.4 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-3 192.168.0.5 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-4 192.168.0.6 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-5 192.168.0.7 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-6 192.168.0.8 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-7 192.168.0.9 255.255.255.0 192.168.1.1
PC-8 192.168.0.10 255.255.255.0 192.168.1.1
  • Buat sebuah jaringan seperti gambar berikut, karena defaultnya isi slot dari sebuah hub adalah 6, kita akan menambahkannya menjadi 10 dengan men-drag modul di pojok kanan bawah ke slotnya hub.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Langsung saja kita mulai mengkonfigurasi seluruh devicenya. Untuk pertama kali kita konfigurasi router1. Klik tab config, Kita masukkan IP address dan mask-nya sesuai dengan table.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Untuk hub tidak ada konfigurasi, karena digunakan sebagai perantara.
  • Sekarang kita konfigurasi untuk semua clientnya.
  • Berikut ini cara konfigurasi PC-0 (gunakan juga cara ini untuk PC-PC lainnya)
  • Double click gambara PC nya, kemudian pilih tab config, kemudian pilih setting, isi gatewaynya sesuai dengan table, kemudian pilih FastEthernet dan isikan IP addres dan mask sesuai dengan tabel.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Setelah selesai mengkonfigurasi semuanya. Kita akan mengetesnya, apakah jaringan yang kita buat sudah benar atau tidak. Caranya adalah dengan menggunakan fasilitas Ping di setiap PC.
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Double-klik sembarang PC, kemuadian pilih tab Desktop, lalu pilih Command Prompt. Lalu kita ketikkan perintah Ping[spasi]IP tujuan
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Jika terdapat reply, maka sudah terhubung satu dengan IP tujuan, gunakan fasilitas ini untuk mengecek keseluruhan IP
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
  • Jika sudah me-reply semuanya, maka jaringan anda sudah benar dan siap dipakai Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
Simulasi Jaringan Komputer dengan aplikasi Cisco Packet Tracer Image
Dengan adanya software simulasi semacam packet tracer, maka sangat memberi kemudahan untuk mempraktekkan teori-teori yang telah kita dapat. Kita hanya perlu menginstall software, tidak perlu membeli device-device yang kita perlukan. Dan software ini biasa juga digunakan untuk para ahli jaringan sebelum mendeploy sebuah jaringan di perusahaan atau instansa-instansi terkait. So, mengapa kita tidak mencobanya?
Read More

KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita

Kata kunci atau password merupakan hal yang wajib untuk meng-auntetikasi semua akun kita di internet. Dengan password, akun kita terjamin dari jamahan orang lain. Namun Jika password dan username kita jatuh ke tangan orang yang salah, maka habislah kita, Apalagi jika password tersebut terkait dengan akun yang penting seperti paypal, e-banking, dan lain sebagainya.
Banyak cara dilakukan untuk melindungi akun-akun tersebut, antara lain dengan memberikan password yang berbeda-beda di masing-masing akun. Hal ini menyebabkan kita harus mengingat banyak sekali password dan hal itu tidaklah mudah. Untuk itulah diperlukan sebuah software password manager yang bisa mengatur semua password kita dengan aman, maka dari itu muncul sebuah software KeePass Password Safe.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
KeePass Password Safe adalah password manager yang bisa kita gunakan untuk menyimpan semua password kita dengan aman. Password kita tersebut akan dilindungi oleh satu master key atau satu key file. Sehingga yang perlu kita ingat cukup satu password master key saja ataupun cukup kita pilih satu key file untuk membuka semua password database yang telah kita simpan.
Password yang telah kita simpan di dalam database KeePass Password Safe akan dienkripsi dengan enkripsi yang paling aman saat ini yaitu AES dan Twofish.
Fitur-fitur KeePass Password Safe yang bisa kita nikmati adalah:
  • Tingkat keamanan database password yang kuat dengan berbagai perlindungan enkripsi, algoritma, master key dan key file akan menjamin password kita aman tersimpan didalamnya.
  • Memiliki dua pilihan untuk membuka database password kita, master key dan key file, yang bisa kita pilih sesuai dengan keinginan kita.
  • KeePass Password Safe tidak memerlukan instalasi dan merupakan software portable. Tersedia pula versi installer nya jika kita memang tertarik menggunakan yang versi installer.
  • Kita bisa mengekspor password kita ke format TXT, HTML, XML dan CSV.
  • Bisa mengimpor password dari berbagai format password manager lain seperti CSV (yang sering digunakan oleh password manager seperti Password Keeper dan Password Agent), TXT, serta 35 format lainnya.
  • Mudah mentransfer database password dari satu komputer ke komputer lainnya.
  • Kita bisa mengelompokkan password berdasarkan groupnya. Mendukung untuk mengelompokkan password di dalam Groups, Sub Groups, dan Sub Groups didalam Sub Groups.
  • Memiliki catatan waktu kapan kita menyimpan dan mengedit password.
  • Mendukung fitur drag and drop sehingga kita bisa melakukan drag and drop untuk membuka sebuah akun.
  • Kita bisa mencari dan mengurutkan password dengan mudah.
  • Memiliki fitur Strong Random Password Generator untuk menghasilkan password yang aman bagi kita.
  • Mendukung berbagai macam plugin, kita juga bisa membuat pluginnya sendiri.
  • Gratis dan merupakan open source yang bebas kita gunakan.
Oke, langsung saja kita mencoba tools ini.
  • Download dulu installernya di SINI
  • Kemudian jalankan installernya seperti biasa.
  • Setelah itu buka KeePass Password Safe, gambar dibawah merupakan tampilan utama dari tools ini.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Untuk menambahkan Database Password baru, kita pilih Add New Password Database. Pilih direktori penyimpananya.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Kemudian isi master password dari database kita.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Untuk menambahkan keamanan, kita tambah dengan key file, caranya dengan mencetang pilihan key file. Simpan key file ditempat yang aman menurut anda.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Secara otomatis tools ini meminta Entropy Collection untuk keunikan key file kita.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Setelah pembuatan master password dan key file berhasil, maka muncul halaman utama Database Password kita.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Oke, kita coba untuk menambahkan password facebook di tools ini. Caranya dengan mengeklik icon add new entry. Dan isikan textfield-textfield sesuai yang diminta.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Oke, penambahan entry berhasil.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Untuk mengetahui password kita, kita cukup memilih icon Copy Password to Clipboard, kemudian paste di notepad (kita diizinkan mem-paste password kita hanya beberapa detik) .
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
  • Oke sekian contoh penambahan password di tools ini.
  • Untuk membuka kembali KeePass Password Safe, cukup dengan double-klik iconnya dan kita akan diperintahkan untuk mengisikan Master Password dan Key File.
KeePass Password Safe, Tools Pengaman Password Kita Image
Dengan adanya tools manajemen password seperti KeePass Password Safe ini, kita tak perlu susah-susah untuk mengingat semua password dari akun internet yang kita miliki, cukup dengan mengingat master password dari tools ini, maka semua password kita akan tersimpan dengan aman.
Read More

Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate

Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua  tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter. Tahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?
Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image
Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVD baru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade.

Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate Image
Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.

Windows 7 Starter



Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci): Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan: tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Harga: Kisaran $50 (di Indonesia).
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic



Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia.
Fitur Utama (kunci): Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Keterbatasan: Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.
Harga: Kisaran $80 (di Indonesia).

Windows 7 Home Premium



Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Global
Fitur Utama (kunci): Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Keterbatasan: Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
Harga: Kisaran $110 (di Indonesia).

Windows 7 Professional



Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Pengguna IT menengah keatas.
Fitur Utama (kunci): Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan: BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Harga: Kisaran $150 (di Indonesia).
Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise



Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Pelanggan Bisnis ( volume-licenses).
Fitur Utama (kunci): BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Lisensi Retail.
Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate


Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate ImageTarget: Retail market, ketersediaan terbatas. Fitur Utama (kunci): semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Volume Licensing.
Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi. Semoga bermanfaat.
Read More

6 Feb 2012

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba share aplikasi untuk mencetak pas photo secara instan dan cepat dengan bantuan software ACEF 2.

ACEF merupakan sebuah software yang dapat memudahkan kita dalam mencetak photo ukuran 2x3, 3x4, 4x6 dan seterusnya. Dengan aplikasi ACEF 2 ini, kita tidak perlu melakukan pengeditan untuk mencetak pas photo.

Feature :
  • Cetak foto ukuran 2x3, 3x4, 4x6, 1R, 2R, 3R, 4R, 5R, 6R, 8R dan 8R+
  • Cetak per-baris, sehingga hemat kertas
  • Tersedia ukuran kertas Kuarto dan ukuran kertas foto 4R
  • Tata letak otomatis, menggunakan kertas sehemat mungkin
  • Dapat langsung dicetak atau disimpan dalam bentuk file
  • Mampu mengubah menjadi foto hitam-putih dengan perbandingan warna yang proposiona
    Update Versi 2.1:
    • Ukuran kertas dapat diatur sesuai keinginan
    • Bug kotak hitam telah dihilangkan
      Update Versi 2.2 Beta:
      • Fitur pengaturan contrast dan brightness
      • Printer dan jenis kertas dapat dipilih
Kebutuhan:
  • Microsoft Windows XP/Vista/7
  • Jika komputer anda Windows XP SP1 atau SP2, memerlukan file DotNet 2.0.
  • Jika menggunakan linux, gunakanlah emulator wine dan install juga DotNet 2.0
  • Download ACEF 2 | Aplikasi Cetak Pas Photo
Read More